Selasa, 07 Agustus 2012

Hanya Dirimu

Jika diantara mereka
Ada dirimu
Aku tidak akan pernah
Menggangu hidup mereka

Namun aku sepi disini
Jika mereka tak ada
Hidup terasa sunyi
Karena kau dengan mereka

Hanya dirimukah
Yang bisa membuatku bahagia?
Hanya padamukah
Aku selalu menyatakan isi hatiku?

Jika ya..
Mengapa kau tinggalkan aku
Jika tidak..
Mengapa kau disini

Aku hanya berharap
Semoga kau akan tau
Betapa aku merindukanmu

Siapa Aku??

Dipagi yang cerah ini
Hatiku tlah mendung ditelan kesedihan
Waktu siang nan terik
Hatiku tlah menangis bagai badai

Aku serasa sepi
Tak pernah ada yang menghargaiku
Dan Menyatakan keberadaanku
Disini..

Mungkin aku terlalu pede
Menampakkan diri pada mereka
Sehingga saat ini
Mereka menjauh

Dia yang kuanggap sahabat
Malah menjauh
Ketika aku membutuhkannya
Disaat seperti ini

Mungkin aku tak pantas
Ada diantara mereka
Orang-orang yang pilih kasih
Dia rasa baik, itu ditemani

Lalu siapa aku??
Harus dimana aku??
Diantara mereka
Atau orang lain??

Mungkin ini memeng jalanku
Yang harus kuterima
Dengan sabar
Dan lebih giat lagi mencarinya

Akan kutemukan
Siapa dia
Sahabatku yang sebenarnya
Dari para sahabat karibku

Cinta Sejati


Cinta..
Dia yang berharga
Membutakan mata
Dan tak membedakan

Cinta..
Dia yang sejati
Menyatukan dua jati diri
Yang nantinya akan menjadi Satu

Semua orang pasti pernah 

Dicintai dan mencintai
Tak ada orang yang tidak pernah 

Mencintai dan tidak pernah dicintai

Ada orang yang buta karena cinta
Buta matanya
Buta hatinya
Bahkan buta segala-galanya

Cinta yang sejati
Butuh pengorbanan
Mengorbankan segala-galanya
Bahkan sampai nyawa sekalipun

Cinta yang sejati
Tak akan pernah terpisahkan
Walaupun badai menghadang nya

Dambaan Kosong

Seputih cinta yang kudamba
Rona wajah yang memerah jika dekat denganmu
Aku disini menyimpan itu
Aku hanya mendamba semua itu

Menggapai cintamu bagai mendaki langit
Aku tak tahu jalannya
Dan aku tahu aku tidak akan menggapainya
Tapi jauh diatas sana
Jauh dihatimu
Aku melihat cahaya berbinar

Aku telah berusaha menutup mata
Akan semua binar yang takkan tersentuh itu
Tapi aku telah tertegun akan binar itu
Aku tak dapat menahan hasrat untuk menggapainya

Bantu aku
Untuk membuatnya menjadi jelas
Agar aku dapat memilih jalan
Untuk menggapainya
Atau menutup mataku dari binar itu

Sabtu, 11 Desember 2010

malaikatku

suatu malam dimimpiku
kubertemu malaikat penyejuk
yang sejukkan hatiku
dan buatku membuka mata batinku

ia bagaikan pelita dalam malam
pohon rindang dalam siang terik
ia pun mekarkan bunga yang kuncup
dengan titik hujan dan tetes embun

kepergiannya telah luluh lantahkan perasaan ini
dan buatku terdiam dan menangis
namun dengan berulurnya waktu
adalah keharusanku untuk bangkit lagi

dan kini kubangkit dari keterpurukan
untuk menyongsong hidup yang baru
meski tanpa dirinya
kuyakin hidupku akan tetap indah