Sabtu, 11 Desember 2010

malaikatku

suatu malam dimimpiku
kubertemu malaikat penyejuk
yang sejukkan hatiku
dan buatku membuka mata batinku

ia bagaikan pelita dalam malam
pohon rindang dalam siang terik
ia pun mekarkan bunga yang kuncup
dengan titik hujan dan tetes embun

kepergiannya telah luluh lantahkan perasaan ini
dan buatku terdiam dan menangis
namun dengan berulurnya waktu
adalah keharusanku untuk bangkit lagi

dan kini kubangkit dari keterpurukan
untuk menyongsong hidup yang baru
meski tanpa dirinya
kuyakin hidupku akan tetap indah